Seminar dan Workshop Jurnalistik Tingkat Dasar


Diselenggarakan oleh UKM Pers Semata - Aula Universitas Harkat Negeri, 29 November 2025

 RingkasanNews - Sabtu (29/11/2025) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Semata menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di Aula Gedung C, Kampus Mataram, Universitas Harkat Negeri. Kegiatan bertema "Membangun Kompetensi Jurnalis di Era Revolusi Kecerdasan Buatan ini menjadi ruang belajar bagi peserta yang ingin memahami praktik jurnalistik secara langsung di tengah perubahan lanskap media modern.

Acara ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman. Narasumber pertama adalah Didi Permadi M.I.Kom, seorang dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Pancasakti Tegal sekaligus mantan reporter TV One yang membawakan materi bertajuk “Dari Kampus ke Meja Redaksi”. Narasumber kedua adalah Abduh Imanulhaq dari Tribun Jateng yang menyampaikan materi mendalam mengenai etika jurnalistik.

Acara berlangsung dari pukul 08.00 hingga 14.30 WIB dan dibuka dengan lagu Indonesia Raya. Sambutan disampaikan oleh ketua pelaksana, Ahmat Fauzi; Pimpinan Umum Pers Semata, Muhammad Iqbal Saputra; serta pembina UKM, Riky Ardiyanto, yang menekankan bahwa pers mahasiswa merupakan wadah ekspresi dan kritik.


Didi Permadi M.I.Kom membawakan materi yang berjudul "Dari Kampus ke Meja Redaksi". Ia mengajak peserta memahami konsep dasar berita, mulai dari definisi, nilai berita (news values), hingga menjelaskan bahwa perjalanan menjadi jurnalis tidak harus dimulai dari ruang redaksi,tetapi dapat dimulai dari duduk di bangku kuliah melalui organisasi pers mahasiswa.

Ia menyampaikan materi mengenai dasar-dasar pemberitaan. la menjelaskan unsur nilai berita, teknik memperoleh informasi, proses produksi berita, ragam teknik reportase, serta kaidah penulisan berita yang baik dan benar. la juga membagikan pengalaman selama menjadi reporter, yang mampu meningkatkan antusiasme peserta dan memberikan wawasan praktis mengenai dunia kerja media.

Materi ini membuka wawasan peserta, memberikan pemahaman dasar tentang berita, menumbuhkan minat dan kepercayaan diri dalam jurnalistik, mengetahui tantangan yang dihadapi seorang jurnalis, mengajarkan teknik reportase dan wawancara yang benar.

Materi kedua disampaikan oleh Abduh Imanulhaq, Digital Manager Tribun Jateng, yang membahas etika jurnalistik. Ia mengulas 11 pasal Kode Etik Jurnalistik, pentingnya verifikasi untuk menangkal hoaks, dan peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia media. "AI dapat menjadi alat bantu selama diberi penanda yang jelas, tetapi tidak dapat menggantikan kemampuan dasar seorang wartawan, terutama bagi pelajar yang masih berada pada tahap pengembangan keterampilan" ujar Abduh Imanulhaq. Abduh Imanulhaq menjelaskan pentingnya etika jurnalistik sebagai fondasi utama profesi wartawan. Ia menekankan bahwa jurnalis bertugas menyampaikan fakta, menjaga objektivitas, dan mengutamakan kepentingan publik.

Sesi ini berjalan lancar dan mudah dipahami oleh para peserta dan memberikan pengalaman belajar.

Di sela acara, panitia menghadirkan kuis sebagai intermezzo untuk menjaga semangat peserta. Setelah kedua sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan siang (ishoma).

Setelah ishoma peserta mengikuti praktik penulisan berita berdasarkan arahan yang telah diberikan. Mereka diberi waktu sekitar 30 menit untuk menulis dan kemudian mendapatkan penilaian dari panitia. Pada sesi ini, peserta juga mendapatkan panduan mengenai cara melakukan publikasi tulisan secara daring melalui platform Kompasiana. Di penghujung acara, panitia menyerahkan apresiasi kepada peserta teraktif, pemenang kuis, serta penulis berita terbaik

Kegiatan pelatihan jurnalistik dasar ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang sangat bermanfaat. Dengan adanya acara seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan menulis, berpikir kritis, dan berkontribusi dalam dunia pers kampus.UKM Pers SEMATA berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia jurnalistik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alun-Alun Tegal Jadi Ruang Bertemunya Aktivitas Warga Saat Sore Hari Penuh Kehidupan

Kulineran Di Pujasera Kejambon ,Kota Tegal